Selasa, 11 Oktober 2016

Pengertian HTML

 HTML adalah Hypertext Marksup Language merupakan salah satu format yang digunakan dalam pembuatan dokumen dan aplikasi yang berjalan dihalaman web. Sebenarnya, dokumen HTML hanyalah sebuah dokumen text biasa dan disebut sebagai Markup Language yakni bahasa yang mengandung tanda (tag) tertentu yang digunakan untuk mengatur format tampilan suatu dokumen. Simbol Markup yang digunakan oleh HTML di tandai dengan tanda lebih kecil (<) dan tanda lebih besar(>). HTTP atau Hypertext Transfer Protokol merupakan protokol yang digunakan untuk mentransfer data atau document yang berformat HTML dari web server ke browser (Internet Explorer, Netscape Navigator, Neo Planet, dll.). Dengan HTTP inilah yang memungkinkan anda menjelajahi internet dan melihat halaman web. Untuk membuat dokumen HTML hanya dibutuhkan sebuah aplikasi teks editor biasa. Namun sekarang ini dipasaran terdapat banyak sekali HTML authoring(software yang digunakan untuk membuat atau mendesain halaman web ). Tetapi tanpa mengetahui dasar-dasarnya Anda tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. Mengapa? Karena walaupun software-software tersebut semakin menawarkan kemudahan dalam mebuat halaman web, tetapi  biasanya seseorang masih perlu untuk mengedit halaman web tersebut secara manual. Terutama untuk halaman web yang komplek.

Rabu, 05 Oktober 2016

Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

       Web berdasarkan teknologinya terbagi menjadi 2yaitu: Web Statis dan Web Dinamis.
Sebelum menuju ke perbedaan web statis dan dinamis, mari kita bahas persamaannya terlebih dahulu. Persamaan Web statis dan web Dinamis yaitu sama-sama keduanya merupakan sutau website yang menampilkan halaman yang di tampilkan di internet yang memuat informasi tertentu(khusus).
       

       Web Statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten konten dari web tersebut secara langsung menngunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak tidak memiliki database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali di ubah sintaksnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server. Contoh: web sattis adalah web yang berisi profil perusahaan. Disana hanya ada beberpa halaman saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten langsung diletakan daalam file HTML. Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser . Request (permintaan) dari pegguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai di client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server. Contoh dari web dinamis adalah portal berita dan jejaring sosial. Lihat saja web tersebut, isinya sering diperbarui (up-date) oleh pemilik atau penggunanya. Bahkan untuk jejaring sosial sangat sering update setiap harinya. 



 Perbedaan web Statis dan Web Dinamis ada 4 yaitu:

1. Interaksi antara Pengunjung dan Pemilik Web

   Dalam web statis tidak di mungkinkan terjadinya  interaksi antara pengunjung dengan pemilik web. Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum, dll.

2. Bahasa Script yang Digunakan

    Web statis hanya menggunakan HTML saja, atau paling tidak bisa ditambah dengan CSS. Sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web yang lebih kompleks seperti PHP, ASP, dan JavaScript.

3. Penggunaan DataBase
    
    Web statis tidak menggunakan database karena tidak ada data yang perlu di simpan dan di proses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti MYSQL, ORACLE, dll.

4. Konten
   
    Konten dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang di-update, sementara konten dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering di update. Konten dalam web dinamis bisa diambil dari database sehingga isinya pun bisa berbeda-beda walapun kita membuka web yang sama.