Rabu, 05 Oktober 2016

Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

       Web berdasarkan teknologinya terbagi menjadi 2yaitu: Web Statis dan Web Dinamis.
Sebelum menuju ke perbedaan web statis dan dinamis, mari kita bahas persamaannya terlebih dahulu. Persamaan Web statis dan web Dinamis yaitu sama-sama keduanya merupakan sutau website yang menampilkan halaman yang di tampilkan di internet yang memuat informasi tertentu(khusus).
       

       Web Statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten konten dari web tersebut secara langsung menngunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak tidak memiliki database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali di ubah sintaksnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server. Contoh: web sattis adalah web yang berisi profil perusahaan. Disana hanya ada beberpa halaman saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten langsung diletakan daalam file HTML. Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser . Request (permintaan) dari pegguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai di client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server. Contoh dari web dinamis adalah portal berita dan jejaring sosial. Lihat saja web tersebut, isinya sering diperbarui (up-date) oleh pemilik atau penggunanya. Bahkan untuk jejaring sosial sangat sering update setiap harinya. 



 Perbedaan web Statis dan Web Dinamis ada 4 yaitu:

1. Interaksi antara Pengunjung dan Pemilik Web

   Dalam web statis tidak di mungkinkan terjadinya  interaksi antara pengunjung dengan pemilik web. Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum, dll.

2. Bahasa Script yang Digunakan

    Web statis hanya menggunakan HTML saja, atau paling tidak bisa ditambah dengan CSS. Sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web yang lebih kompleks seperti PHP, ASP, dan JavaScript.

3. Penggunaan DataBase
    
    Web statis tidak menggunakan database karena tidak ada data yang perlu di simpan dan di proses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti MYSQL, ORACLE, dll.

4. Konten
   
    Konten dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang di-update, sementara konten dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering di update. Konten dalam web dinamis bisa diambil dari database sehingga isinya pun bisa berbeda-beda walapun kita membuka web yang sama.  
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar